Puisi : Engkaulah Kekuatan
Nukilan oleh : Nur Husna Asfina Cahaya MataKu Ibu Mu Kini Ditinggalkan Sendirian Tuk Membesarkan Mu.. Terumbang Ambing Ibu Sementara Mencari Jalan Tuk Kita Mulakan Semula Kehidupan Ini Terasa Sakit untuk Harungi Semua Ini Dengan sendiri Namaun Semangat... [Teruskan bacaan]
Puisi : Penghayatan Buatmu
24 August 2010
Kategori: puisi
592 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : NaNa Saat diri kesepian Terasa hidup keseorangan Saat diri ditinggalkan Terasa hidup hilang pengertian Saat diri disayangi Terasa hidup penuh keceriaan Saat diri dicintai Terasa hidup penuh kebahagiaan Saat diri dirindui Terasa hidup penuh... [Teruskan bacaan]
Pantun : Pantun Ramadhan
Nukilan oleh : No-rulesz Has’z Salam dihulur kasih diterima, Agar ikatan terjalin mesra, Syaaban berlalu Ramadhan menjelma, Tingkatkan amalan hadkan selera… Hubungan terikat sesama manusia, Hati bertaut rasa dikongsi, Nafsu disekat elakkan dosa, Hati... [Teruskan bacaan]
Puisi : Persoalan percintaan
Nukilan oleh : Keyna Al Idrus Terungkai sudah percintaan ini Antara aku dan dirimu Setelah lama kita pertahankan Semuanya semakin kelam Bersama janji yang kau semaikan… Pernah aku hulurkan kemaafan Cuba memadam segala kekusutan Namun tiap kali itu... [Teruskan bacaan]
Puisi : Hati Seorang Perempuan
23 August 2010
Kategori: puisi
1,301 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : permaisuri Di saat airmata mengalir membasahi dua pipi, ceria berlalu pergi meninggalkan resah berpanjangan, terpalit sudah sengsara dari jiwa bernama perempuan, perempuan..sebenarnya tebal nilai setia, di sisi kekasih atau suami, biarpun... [Teruskan bacaan]
Puisi : Bahagia yang hilang
Nukilan oleh : ADIT ZULFATAH Hari yang indah ini bukan milikku mana lagi inginku cari bahagia itu jika saat ini aku masih bertatih lagi dalam lurah penderitaan dan kesengsaraan. Andainya waktu dulu bersinar kembali pasti aku akan terus belari mengejar... [Teruskan bacaan]
Puisi : Terguris Cinta
23 August 2010
Kategori: puisi
558 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : papa kedana sang primasila Laman ku tidak berteman, sendiri menatap diri, Laman ku tiada yang sapa, sendiri aku menyapa diri, Laman ku gersang tanpa undangan, sendiri aku mencanang kasih, menyurat cinta, Sampai bila…? hati mulai tertanya-tanya, tanpa... [Teruskan bacaan]
Puisi : Jalan Kebenaran
23 August 2010
Kategori: puisi
266 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : aqmalnafy di sorot sebuah jalan kebenaran dilerai dek sebuah persimpangan menyahut deruan kepayahan mencari sekeping hati yg bernama budi dijalan itu….. aku menanti aku tunggu namun…. tak datang jalanku punah jejakku kaku hatiku... [Teruskan bacaan]
Puisi : Kembara Alam
23 August 2010
Kategori: puisi
176 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : idzadira Ceritera lara ini terus mengalir dalam sungai impian seorang budak Menangguk…. Menerjah ke kiri, ke kanan Namun apa yang dicari masih belum dipastikan mendongak ke langit….. Alangkah hebatnya sang burung Khayal menerjah... [Teruskan bacaan]
Pantun : Rinduku rindumu
Nukilan oleh : azliza imizza bagai bulan dipagar bintang, di waktu malam berseri-seri; wajahmu tuan selalu terbayang, terlalu rindu tidak terperi. terlalu rindu tidak terperi, umpama menunggu kucing bertanduk; biarlah rindu memakan diri, walaupun bayanganmu... [Teruskan bacaan]
Puisi : Pengorbanan Seorang Isteri
Nukilan oleh : SALINA Sayang… Cintaku suci tulus kuhulur buatmu.. Tanpa kau sahut kebahagiaan menerjahku walaupun sekadar bergelar isterimu.. Dari mentari berganti bulan.. Dari putik berganti bunga… Dari dingin berganti bahang… Tanpa kau pinta... [Teruskan bacaan]
Puisi : Semanis Si Kaca Mata
2 August 2010
Kategori: puisi
508 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : Capt.Nautic Tulusnya hati seorang wanita Indah berseri tiada terkata Akhlak peribadi melentur waja Itulah gerangan Si Kaca Mata. Semanis si kaca mata Merafak sembah pada yang Esa Menagih kasih di dalam hati Mengharapkan nurani lebih mengerti. Si... [Teruskan bacaan]
Puisi : Puisi buat teman sejatiku
2 August 2010
Kategori: puisi
904 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : Fitz_benz Wahai sang bulan, tolonglah temanku, potretkan wajahku, supaya temanku bisa melihatku, supaya dia tidak penah lupa wajahku, tolonglah sinarkan malamnya dengan cahayamu… wahai angin malam, tolong sampaikan rinduku padanya, tolong... [Teruskan bacaan]
Puisi : Kerongsang buat mama
2 August 2010
Kategori: puisi
429 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : sarah hanim di saat itu aku berlayar di dada langit ditunggangi angin mengayuhi bahteraku bernakhodakan buruj menyuluhi perjalannku. ku robek lautan awan sehingga tertembus ke langit tujuh. bagaikan laut yang tidak bertepian aku kehilangan... [Teruskan bacaan]















