Puisi : Terguris Cinta

23 August 2010  
Kategori: puisi

558 views Jom bagi ulasan

Penulisan2u

Nukilan oleh : papa kedana sang primasila

Laman ku tidak berteman,
sendiri menatap diri,

Laman ku tiada yang sapa,
sendiri aku menyapa diri,

Laman ku gersang tanpa undangan,
sendiri aku mencanang kasih, menyurat cinta,

Sampai bila…? hati mulai tertanya-tanya,
tanpa mu hati ku sendu, lesu rasa
terguris cinta.

Laman ku suram dan gersang,
tak mengapa…
ku undang burung , unggas dan mentari,
biar sunyi ku mereka fahami.

Laman ku kontang,
ku semai kasih ku semai rindu,
kusirami mata air kasih,
yang tumbuh hanya bunga-bunga cinta
namun pokok nya belum membuah ceria…

Di laman ini aku penunggu setia,
tamu istimewa,
melati desa yang ku puja,
biar seribu tahun aku rela…

Wahai burung, wahai unggas katakan padanya
disini ada insan papa kedana,
perindu cinta.

Kiranya baju ku yg compang comping jadi penghalang cinta,
andainya tintaku tiada harganya.. tiada nama,
atau hati ku terlalu hambar tiada serinya,
biarlah ia begitu,
aku tetap menunggu,
sidia melati yang tau menghargai,
cinta abadi tiada bertepi.

nukilan: pksp



Jom jadi pengulas

Apa pandangan anda terhadap karya ini. Ulasan dan komen yang membangun akan memperbaiki, membentuk penulisan dan seterusnya melahirkan penulis yang terbaik didalam dunia penulisan. Pengulas yang aktif memberi ulasan dan komen yang membangun akan memenangi hadiah sebuah Novel.

Daftar di gravatar untuk paparan gambar anda di sudut ulasan / komen

This site is protected by WP-CopyRightPro