
Puisi : Menghitung hari
2 November 2010
Kategori: puisi
360 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : Mohd Nur Asri Hamden
Perjalanan ini penuh tawa
penuh tangis
diam ketawa bila tangis bertandang
Di saat tangis gugur ke pipi
yang entah keberapa kalinya ini,
aku terkenangkan mereka,
mereka yang sudah berpergian
jauh meninggalkanku,
aku sebatang kara.
Perjalananku menghitung hari
menunggu detik kembali
dengan hajat besar
menyorakkan jayaku dari jalanan ini
kepada mereka yang aku sayang
kepada mereka yang sayang aku.
Persoalan berlari di benakku
kepada siapa akan disorakkan hajatku ini
semuanya sudah berpergian
jauh meninggalkanku,
aku sebatang kara.
Pemandanganku senang
bila melihat dia dan dia
tersenyum menghitung hari
menyorakkan hajat di hatinya
kepada yang disayang.
“Biarkanlah, janganlah gusar wahai hati”
itu bisikan memujuk diri sendiri.
Namun
yang benar aku tidak senang
dalam menghitung hari-hari ini.
K. Samarahan, 11/1/2010 9:20 PM
















